Jumat, 30 Desember 2011
Sabtu, 17 Desember 2011
Ikon Dua Kelinci
Kisah Dua ekor kelinci yang menjadi ikon PT Dua
Kelinci
Pada
suatu ketika di Surabaya Ho Sie Ak dan Lauw Bie Giok serta keluarganya memiliki
sebuah toko kecil. Suatu hari seorang petani kacang datang dan ingin menitipkan
kacang kulit untuk dijual di toko itu. Keluarga itu melihat kemasan kacang yang
rupanya kurang menarik dan sempat bertanya-tanya apakah produk ini akan laku
dijual.
Pada suatu ketika saat Hadi pergi memancing dan saat ia memikirkan mengenai produk kacang tersebut sambil memancing tiba-tiba dua ekor ikan melompat dari air. “Wah, ini pertanda” pikirnya. Saat ia kembali ia meminta seseorang kenalannya untuk mendesain sebuah logo dan kemasan untuk produk kacang tersebut dengan memasukkan gambar dua ekor ikan seperti yang ia lihat. “Tolong buatkan yang seperti ini ya,” katanya, sambil memberikan kertas pembungkus dengan gambar dua ekor kelinci.
Setelah
selesai, jadilah desain logo dengan gambar dua ekor kelinci yang tengah
memancing sambil duduk di atas kacang dengan dua ekor ikan melompat dari dalam
air. Gambar ini menjadi logo dari “Sari Gurih,” sebuah usaha kecil dalam bidang
pengemasan kacang.
Perusahaan
ini mulai berkembang dan gambar dua kelinci itu mulai banyak dijumpai di banyak
toko. Orang mulai mencari produk kacang Sari Gurih, tapi bukan dengan menyebut
namanya. Mereka umumnya bertanya, “Ada kacang Dua Kelinci?” Akhirnya nama Sari
Gurih tidak digunakan lagi dan perusahaan itu mengganti namanya menjadi Dua
Kelinci pada 1985.
Perusahaan
itu akhirnya berkembang dengan logo barunya yang rupanya membawa keberuntungan.
Dua kakak beradik, Ali Arifin dan Hadi Sutiono berganti bidang usaha menjadi
pemrosesan kacang, belajar sebisa mungkin mengenai kacang, cara memasak dan
industrinya. Pusat usaha pindah ke Pati, Jawa Tengah, sebuah wilayah yang kini
dikenal sebagai jantung industri kacang garing di Indonesia.
Seiring
Dua Kelinci menjadi semakin besar, muncullah produk baru yaitu kacang dengan
rasa, kacang garing pasir, kacang lapis tepung dan aneka makanan ringan lain
serta minuman ringan.
Peralatan
canggih dan modern kini telah banyak menggantikan sistem pekerjaan manual. Tim
riset dan pengembangan dibuat dan standar multi internasional mulai
diperkenalkan, dan lebih banyak orang akhirnya dipekerjakan. Kemudian
perusahaan ini bahkan mulai melakukan ekspor kacang.
Kisah dua ekor kelinci masih sangat panjang, dan pastinya
Dua Kelinci dan dua ekor ikan itu akan bahagia selama-lamanya.
(http://id.dk-peanuts.com)
Kebanggaan Pati, Kebanggaan Indonesia
PT Dua Kelinci
Kebanggaan Pati,, Kebanggaan Indonesia...
Itulah semboyan PT Dua Kelinci
pada saat ini. Berdiri pada tanggal 11 juli 1986, PT dua kelinci bermula dari
industri rumah tangga kecil, yaitu : memproduksi kacang garing .Visinya
sederhana, yaitu : memproduksi kacang garing berkualitas.
Wilayah edarnya pun terbatas,
hanya di Surabaya dan sekitarnya. Namun, distribusi berkembang dan meluas
mencapai seluruh jawa timur. Pada tahun 1985, perusahaan ini mendirikan pabrik
baru seluas 12hektare di Pati, Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Raya Pati-Kudus
Km 6,3 , kec. Margorejo, kab. Pati, Jawa Tengah. Daerah ini dikenal sebagai penghasil kacang
tanah dengan kualitas terbaik..
Hadi Sutiono, pengendali
perusahaan, berhasil mengembangkan industri kacang garing di indonesia. Di
Pati, hadi meluaskan pabrik semula 2 ha menjadi 12 Ha dengan 1000 lebih
karyawan. Dimana karyawan-karyawan tersebut mayoritas adalah masyarakat
disekitar pabrik dan minimal yang lulusan SMA atau sederajat.
Didalam Pabrik Dua Kelinci
mempunyai 6 Bagian pengolahan, yaitu : Bagian Kacang Garing, Tic Tac, Koro,
Minuman, dan Wafer. Masing-masing bagian tersebut dibagi dalam beberapa bagian
lagi.
Sampai
sekarang produk yang diproduksi PT Dua Kelinci adalah : Kacang Garing, Katom(
kacang atom), Tic Tac, Polong Mas, Polong Ijo, Koroku, Bintang Mas, Hot Nut,
Mix Nut, Lofet, Teh Siti, Sir Jus, Kacang Sagrai, Shanghai DK, Kacang Presto,
Morningku, Wafertos, Choconut, Choco coklat, dll.
Kompleks pabrik Dua Kelinci memiliki
luas sekitar 12 hektar di kota Pati, Jawa Tengah. Kompleks ini meliputi enam
gudang untuk mengelola bahan, dua bangunan kantor, gedung tamu, fasilitas staf,
dan Kios Kelinci.
Hadi
Sutiono, pemilik Dua Kelinci membangun keberhasilannya bersama dengan istrinya
Noer Wahju Budiman. Ibu Noer-lah yang merancang desain dan lanskap dari
kompleks pabrik sehingga kini menjadi salah satu ikon di kota Pati, dengan
unsur kebudayaan Jawa dan Bali. Beliau juga ikut serta dalam mendesain Kios
Kelinci sehingga para pengunjung pabrik dapat membeli makanan ringan dan
oleh-oleh.
Di depan pabrik Dua Kelinci
juga dilengkapi dengan adanya ATM, untuk mempermudah transaksi para
karyawannya. Mengambil uang di ATM juga menjadi pengalaman tersendiri di tempat
ini. Gerai ATM di sana didesain unik dengan nuansa kolam dan taman Bali yang indah.
Di sini Anda juga bisa melihat kelinci bertanduk yang diawetkan dan dipajang di
dalam kios bernama "jackalope"
.
Sekarang PT Dua Kelinci pun
menjadi official sponsor by Real Madrid, salah satu Club Sepakbola terbesar di
Dunia.
Dalam ulang tahunnya yang ke-25
tahun kemarin, PT Dua Kelinci mengadakan
beberapa acara yang diikuti oleh karyawan dan masyarakat kota Pati, yaitu
meliputi : Sepeda Santai, Car Freeday, dan yang paling menarik adalah acara
Menggiring Bola Bersama Timnas yang di adakan di beberapa kota. Pada saat acara
menggiring Bola di kota Pati, pemain Timnas yang datang adalah Hamka Hamzah,
yaitu pemain belakang Timnas yang bernomer punggung 23. Acara yang diadakan
oleh PT Dua Kelinci selalu memberikan Doorprize yang spektakuler.
Kios
Dua Kelinci
Jackalope
Jumat, 09 Desember 2011
Janji
Janji??????
jika kita telah berjanji,tapi jnji itu terucap saat kita kalah.apakah kita tetap menepatinya?
mungkin ya,tapi itu artinya kita menjauh dari harapan itu sendiri.hrapan yang ingin aku perbaiki.
jika kita telah berjanji,tapi jnji itu terucap saat kita kalah.apakah kita tetap menepatinya?
mungkin ya,tapi itu artinya kita menjauh dari harapan itu sendiri.hrapan yang ingin aku perbaiki.
Ya, janji adalah hutang, maka bayarlah hutangmu itu dengan
segala cara. sebab yang namanya hutang tetap akan ditagih dikemudian
hari. soal kekalahan, manusia itu diwajibkan untuk berusaha dan takdir
yang menentukan adalah Allah SWT. Nah jika kita mengalami kekalahan, sabarlah. Allah sedang menguji kita. jika kita berusaha pastilah akan ada jalan
menuju kemenangan.
Buat saya janji hanyalah janji,, soal menepati janji atau tidak semua itu tergantung dengan kondisi kita saat ini. dan mungkin saya tidak percaya dengan yang namanya janji. karena janji hanyalah untuk hari ini,, tetapi hari berikutnya,, mungkin janji itu sudah tidak berlaku lagi.. karena mereka yang berjanji sudah menemukan hal yang baru, sehingga mereka lupa dengan janji yang mereka buat.
( Marlita Vebiriyana )
Minggu, 04 Desember 2011
9 Renungan Motivasi
Berikut ini artikel untuk merubah Cara Pandang di dalam diri sendiri (Self Reframing) :
1.TAKLUKKAN DIRI SENDIRI
“Dia yang bisa menaklukkan orang lain adalah manusia kuat.Dia yang bisa menaklukkan dirinya sendiri adalah manusia super.” (Lao Tze)
Perenungan Diri:
1. Malam hari sambil berbaring tidur, ambil waktu 1 – 2 menit.
2. Lakukan refleksi kegiatan hari ini secara cepat saja.
3. Tanyakan ke dalam diri sendiri: “Apakah masih ada emosi negatif yang tersimpan dalam diriku saat ini ?”
4. Lalu, tarik nafas yang dalam dan tahan nafas selama yang bisa Anda lakukan.
5. Bayangkan kejadian yang menimbulkan emosi negatif tersebut.
6. Buang dan lepaskan dengan menghembuskan nafas sepanjang mungkin.
7. Lanjutkan dengan bernafas perlahan saja, dan makin perlahan, sampai seluruh badan terasa rileks bak tanpa otot.
8. Diam sejenak dan ambil keputusan untuk berubah, misalnya: “Besok mau senyum aja aaah…” dan tidurlah dengan senyum… zzz…zzz…
Karena jika dengan ikhlas kita mulai bisa menaklukkan diri sendiri, maka kekalahan bukan lagi kekalahan, bukan?
2. BELAJAR DARI KEKALAHAN
“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan,
sesungguhnya Anda tidak kalah” ( Zig Ziglar )
Saat Anda “merasa” kalah, lakukan berikut:
- Duduk diam dan tarik nafas panjang
- Cari penyebab kekalahan tersebut (cepat saja)
- Ambil pelajaran dari kekalahan itu
- Pejamkan mata: Tersenyumlah dan bersyukur
- Hembuskan nafas secepat mungkin
- Bangkit dan lompatlah setinggi mungkin
“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan,
sesungguhnya Anda tidak kalah”
Pasti ada hikmah dari setiap kejadian, walau diberi nama “kalah”.
3. PELAUT TANGGUH …
(Bayangkan WS Rendra, ucapkan syukur dan hormat sebagai rasa kagum pada dia, masuk ke dalam diri dia dan bacakan lirik di bawah ini, bak WS Rendra)
Hidup adalah rangkaian masalah.
Jika kita melihatnya sebagai masalah.
Hidup adalah rangkaian tantangan.
Jika kita melihatnya sebagai peluang.
Tantangan penting untuk otot pikiran.
Tantangan membuat kita bertumbuh.
Tantangan membuat kita kreatif.
(baca berikut ini sambil hembuskan nafas)
Bersyukurlah jika kita mempunyai tantangan.
Karena artinya kita memiliki peluang.
(tahan nafas di perut dan baca dengan keyakinan kuat)
Ya, sebuah peluang untuk Menang.
Pepatah kuno mengatakan:
“Lautan yang tenang,
tidak menghasilkan pelaut yang tangguh”
Atasilah masalah dengan:
Tetaplah tersenyum.
Tetaplah bergandengan tangan.
Kita hanyalah berbeda, itu saja.
4. GIAT BEKERJA KUNCI SUKSES
“Tidak Ada Jalan yg Mulus utk Sukses,
Giat Bekerja Adalah Kuncinya” (George G Williams )
Perenungan Diri:
Hasil penelitian mengatakan bahwa Ketekunan, Keuletan, Kegigihan akan membuat
otot di seluruh tubuh kuat, baik otot badan, otot tangan, otot kaki, bahkan
“otot” di otak kita. Yang paling penting adalah membuat kuat Otot Pikiran kita.
“Anda tidak mungkin memahami Work Smart,
sebelum Anda memiliki mental Work Hard” (Krishnamurti)
Situasi Indonesia boleh tidak menentu,
tetapi nasib kita haruslah kita yang menentukan.
Kita cukup bergiat pada hal yang bisa kita kendalikan.
5. SIAPA YANG KAYA?
“Siapa yang kaya?
Dia yang bersukacita dengan apa yang dimilikinya.” (Benjamin Franklin)
Perenungan Diri:
Bersukacita dan bersyukur dengan apa yang kita miliki, justru akan membuat
kita semakin bertambah makmur dan sejahtera. Hukum alam semesta mengenai
sukses ini sebenarnya sederhana sekali. Kita hanya perlu keyakinan diri
saja bahwa hal ini benar.
6. CHOOSE TO BE HAPPY …
We always have a choice
We can choose to be happy
or we can choose to be grumpy
But It’s always better, smarter and wiser
to choose to be happy… (Melody Ross)
Perenungan diri: (baca dalam hati dengan tempo lambat)
“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat)
“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat lagi)
“Bukankah hidup ini adalah pilihan?”
7. SETIA PADA HAL KECIL
Bukan tindakan besar dan hebat,
yang menentukan hidup kita,
melainkan kesetiaan dalam menekuni
pekerjaan-pekerjaan kecil dan tidak berarti …. (bunda Teresa)
Perenungan Diri:
Bacalah pesan di atas berulang-ulang sampai meresap.
Bisa dengan cara pelan, sangat pelan, bahkan sangat, sangat pelan.
Boleh juga baca dalam hati dengan perasaan mantap.
Atau, diulang-ulang dalam hati untuk bagian tertentu.
“kesetiaan menekuni pekerjaan-pekerjaan kecil”
“kesetiaan menekuni pekerjaan yang tidak berarti”
Ya, memang mudah untuk dibaca, namun perlu kebesaran hati untuk mencerna.
Dan, tekad besar untuk menelannya.
Agar jadi bagian indah dalam gelora darah kita.
Karena sang musuh adalah di ego diri.
Tapi, mungkin!
8. IMPIAN PERLU UJIAN
(Baca gaya retorik Bung Karno)
kala impian membuat kita berbeda
kala cara pikir kita ditertawakan
kala senyuman kita disiniskan
kala warna semangat mulai meluntur
kala impian membuat hati bias
justru teruslah maju dan berpegang
teruslah berpegang pada impian kita
bangunlah keyakinan demi keyakinan
bukankah layang-layang terbang tinggi
karena melawan arah angin
(tarik nafas dalam dan tahan, lalu lanjutkan baca dengan keyakinan)
impian kita hanya perlu diuji
diuji untuk membangun keyakinan
(baca berikut ini sambil hembuskan nafas panjang)
keyakinan untuk mencapainya
9. TUM SPIRO, SPERO
“Tum Spiro, Spero” artinya:
“Selama Kita Bernafas, Kita Berusaha”
Buanglah kata menyerah dalam hidup ini.
Hidup ini sangat berarti, berkaryalah.
Karena kita adalah manusia, makhluk luar biasa.
Teruslah berjuang sampai nafas yang terakhir.
Sediakan waktu untuk sendiri. Untuk Diam. Untuk Meditasi. Untuk Merenung. Untuk ssst… diaaam, agar hikmah terdengar bunyinya.
Hening membuat bening…
Bening membuat jelas…
(emotivasi.com)
Langganan:
Komentar (Atom)




